Barupada Mei 1880, dia pindah ke Philadelphia untuk bekerja di Grand Depot. Karena keahlian John Emory Powers dalam membuat teks iklan, pendapatan toko meningkat. Dari yang semua $4 juta menjadi $8 juta, naik dua kali lipat. Di tahun 1886, John Emory Powers menjadi copywriter lepas dan bekerja untuk perusahaan lain. Sebut saja Chimneys MacBeth
Dalamkehidupan manusia sehari-hari tidak pernah lepas dengan yang namanya iklan. Iklan adalah segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan lewat media dan ditujukan kepada sebagaian atau seluruh masyarakat Iklan bisa tampil dalam bentuk apapun salah satunya adalah media cetak seperti majalah, tabloid dan lain-lain.
MenurutKasali (2001), media periklanan dibagi menjadi dua yaitu : Media Lini Atas (Above . The. Line / ATL) terdiri dari iklan-iklan yang dimuat dalam media cetak, media elektronik (tv, radio, dan bioskop), serta media luar ruang (papan reklame dan angkutan). Sifat ATL merupakan media yang tak langsung mengenai audiens, karena terbatas pada
Jadi menurut saya iklan masyarakat yang ditayangkan di media cetak akan lebih efektif dibandingkan dengan iklan layanan masyarakat yang publikasikan melalui media cetak. KESIMPULAN Jadi menurut saya iklan masyarakat tentang narkoba yang saya bahas diatas mengandung iklan yg bersifat kognitif, karena iklan tersebut digunakan untuk mempengaruhi
Ciribahasa iklan elektronik yaitu:. Menggunakan bahasa yang padat, jelas, singkat dan menarik. Menggunakan bahasa yang memikat dan memiliki daya tarik. Menggunakan kata berkonotasi positif. Isinya bersifat objektif, jujur, dan singkat. Jelas dan mudah dipahami Tidak menyingung pihak lainnya. Menarik perhatian banyak orang atau konsumen.
Ungaran Pada desain yang lain lebih ditonjolkan dari segi fotografi, layout, dan beberapa ilustrasi. Media yang digunakan berupa media cetak lini atas dan lini bawah. Kata Kunci : digital printing, media promosi, daya saing. 1. PENDAHULUAN Digital printing memiliki banyak arti salah satunya yang penulis kutip dari website
Berkembangnyamedia cetak online saat ini, mengakibatkan banyak perusahaan koran dan majalah yang mendirikan situs portal berita Iklan yang ditampilkan dalam tentunya lebih menarik dilihat dari segi suara, warna, gerak, keindahan, drama, humor, maupun ketegangan yang ditampilkan dalam sebuah iklan, dengan tujuan konsumen dapat terpengaruh
Iklanmenggunakan kenyataan merangsang supaya pelanggan berfikir dan tertarik dengan produk. Digunakan untuk memujuk pengguna membeli produk tersebut. Gambar pegun: Iklan menggunakan gambar pegun sebagai titik fokus atau tumpuan pada bahagian tertentu produk. Dipaparkan dalam media cetak.
KBBIjuga mendefinisikan iklan sebagai sebuah pemberitaan dengan tujuan umum terkait barang atau jasa yang sedang dipasarkan. Advertise bisa dipasang pada media elektronik, media cetak, atau tempat umum lainya.. Lalu, yang dimaksud dengan media elektronik ialah media yang menggunakan elektronik atau energi elektromekanis bagi pengguna akhir untuk mengakses konten mereka.
Hadirnyatelevisi anak menunjukkan itu anak-anak adalah lahan pada yang sangat potensial dari segi ekonomi. Siti Hardiyanti Rukmana dan belum lagi lembaga-lembaga media cetak yang mulai merambah televisi seperti TV7 dan Metro TV. Dan sekarang kepemilikan saham yang relatif signifikan terdapat pada kepemilikan saham
ivISJJv. Baliho “CloseTheDoor Podcast” milik Deddy Corbuzier di kawasan Jakarta belakangan menjadi perbincangan. Pakar bisnis menilai ini adalah contoh iklan media cetak yang sukses sebagai strategi pemasaran yang tersebut seolah mematahkan anggapan bahwa promosi lewat media cetak sudah ketinggalan zaman. Padahal, sebenarnya platform ini justru paling terjangkau oleh para pelaku usaha terutama yang baru baliho atau spanduk, banyak contoh iklan media cetak lainnya yang bisa digunakan untuk mempromosikan bisnis Iklan Media CetakIklan media cetak adalah segala macam bentuk pesan promosi di atas media cetak seperti kertas, kain dan sebagainya. Beberapa media cetak yang lazim digunakan untuk beriklan antara lain surat kabar,majalah,tabloid,flyer,brosur,spanduk, paling mencolok adalah jenis iklan ini memiliki wujud fisik. Contoh Iklan Media CetakDi bawah ini adalah contoh penerapan print media advertising. Beberapa referensi berikut diambil dari berbagai sumber di Iklan di Surat KabarSudah menjadi rahasia umum bahwa surat kabar adalah tempat paling strategis untuk iklan yang biasanya ada di media cetak ini adalah iklan baris, kolom dan advertorial. Iklan BarisIklan KolomAdvertorial2. Iklan di MajalahMajalah merupakan bentuk kasual dari surat kabar karena gaya bahasanya tidak kaku dan topiknya lebih majalah, sering dijumpai jenis iklan kolom dan advertorial namun tidak ada iklan lainnya adalah iklan di majalah umumnya penuh Page AdsAdvertorial3. Iklan di TabloidApa bedanya majalah dengan tabloid? Tabloid bisa terbit seminggu sekali, sedangkan majalah kebanyakan sebulan lebih tipis namun ukuran kertasnya lebih kenapa iklan kolom di tabloid biasanya juga muncul di sampul karena ada banyak space Contoh Iklan Media Cetak FlyerFlyer adalah selebaran yang isinya promosi barang, jasa atau pengumuman yang bersifat sementara. Flyer dibagikan dibagikan kepada orang-orang di tempat umum atau dari pintu ke cetak ini juga termasuk yang paling banyak dipakai oleh pelaku bisnis atau usaha kecil karena biayanya Iklan di BrosurMedia cetak satu ini hampir sama dengan flyer, sama-sama berupa lembaran tapi brosur memuat informasi juga berlaku untuk jangka waktu yang panjang. Contohnya brosur sekolah, produk kesehatan, kendaraan, properti, terdiri dari selembar kertas yang dilipat menjadi beberapa bagian sehingga halamannya Iklan di SpandukSelanjutnya spanduk, media cetak berukuran besar yang dibentangkan menyerupai spanduk dilakukan di lokasi-lokasi yang strategis seperti tepi jalan halnya dengan flyer, spanduk juga berbatas waktu. Contohnya pengumuman penyelenggaraan sholat ied atau penerimaan siswa Iklan di Baliho & BillboardBaliho dan billboard juga termasuk media promosi outdoor tapi pemasangannya tidak boleh sembarangan seperti untuk baliho sudah tersedia secara khusus oleh agensi tertentu. Infrastruktur baliho biasanya tidak permanen, sedangkan billboard permanen. Sebenarnya keduanya sama seperti spanduk, flyer atau poster, hanya saja dengan ukuran yang jauh lebih di Media Cetak Masih EfektifBagaimanapun, promosi di media cetak masih cukup efektif untuk mengangkat bisnis Anda. Contoh iklan media cetak “CloseTheDoor Podcast” adalah bukti bahwa cara ini masih relevan di zaman sekarang. Tinggal bagaimana Anda menyiasati strateginya supaya dilirik oleh para Juga11 Aplikasi Podcast Indonesia Terbaik di Android & iOS16 Rekomendasi Podcast Indonesia di Spotify TerbaikApa Itu Podcast? Pengertian, Jenis, Tujuan & ContohContoh Iklan Bahasa Inggris Beserta Struktur, Arti, GambarPerlukah Jasa SEO? Ungkap 7 Fakta Tentang Industri SEO34 Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil Untung Jutaan
Readers are often unware of advertisments published in print media%2C therefore the elements of communication design composed in the promotion process fail to reach the objectives. One of the methods use to gain attention from the readers so they focus their vision to the advertisment is by presenting the lay out using white space. This article is to discuss about white space in media advertisments%2C especially newspaper and magazines. Abstract in Bahasa Indonesia Iklan pada media cetak terkadang dilewati begitu saja oleh pembaca%2C sehingga proses promosi yang dikemas dengan elemen desain komunikasi visual itu gagal mencapai tujuannya. Salah satu cara untuk menarik perhatian pembaca agar menghentikan sejenak kedua matanya dan mengamati iklan adalah dengan menciptakan layout iklan lewat peranan white space. Tulisan ini akan membahas mengenai white space di dalam iklan media cetak%2C khususnya koran dan majalah. Content may be subject to copyright. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAKAndrian D. HagijantoDosen Jurusan Desain Komunikasi VisualFakultas Seni dan Desain - Universitas Kristen PetraABSTRAKIklan pada media cetak terkadang dilewati begitu saja oleh pembaca, sehingga prosespromosi yang dikemas dengan elemen desain komunikasi visual itu gagal mencapaitujuannya. Salah satu cara untuk menarik perhatian pembaca agar menghentikan sejenakkedua matanya dan mengamati iklan adalah dengan menciptakan layout iklan lewat perananwhite ini akan membahas mengenai white space di dalam iklan media cetak,khususnya koran dan are often unware of advertisments published in print media, therefore theelements of communication design composed in the promotion process fail to reach theobjectives. One of the methods use to gain attention from the readers so they focus theirvision to the advertisment is by presenting the lay out using white article is to discuss about white space in media advertisments, especiallynewspaper and kunci Iklan media cetak, white bagian dari promosi yang merupakan bauran juga dari pemasaran marketingmix, maka sebuah iklan adalah juga pesan yang mampu menjual. Definisi iklan dalamkaitannya sebagai pesan yang menjual adalah, iklan merupakan sebuah bentuk promosi yangbersifat impersonal dan ia meliputi aktivitas mentransmisi pesan-pesan standar kepadasejumlah besar penerima pesan yang dijadikan dalam pesannya itu, iklan diarahkan untuk membujuk orang supaya tertarik,kemudian melakukan tindakan membeli. Bedanya dengan pengumuman adalah dalam halketertarikannya untuk membeli karena pesan-pesan iklan telah dikemas dengan Winardi, SE, Strategi Pemasaran, CV. Mandar Maju, Bandung, 1988, h. 305. WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra sebuah iklan diarahkan untuk menuntun khalayak kearah jenjang informasiyang mencipta sebuah situasi dari un ware’ ke jenjang loyalty’ lihat Ogilvy On AdvertisingBy David Ogilvy.Maka sebuah iklan pasti membutuhkan media sebagai perantaranya. Media iniberfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan pesan iklan agar khalayak dapat massa yang lazim digunakan untuk beriklan adalah televisi, radio, majalah, koran,tabloid, spanduk, poster, dan adanya komunikasi antara produsen dan konsumen secara persuasif yangberisi promosi tentang barang dan jasa, gagasan serta cita-cita dalam bentuk komunikasivisual yang dapat dimengerti kedua belah pihak, dan bentuknya yang impersonal, ataumeliputi banyak orang, maka suatu pesan promosi/iklan dapat pula disampaikan kepadaprospek-prospek yang sengaja dipilih melalui media yang tepat, dengan cara yang berbedaantara media satu dengan MEDIA CETAKDefinisi media cetak, adalah merupakan suatu media yang statisdan mengutamakan pesan-pesan visual, media ini terdiri darilembaran dengan sejumlah kata, gambar, atau foto, dalam tatawarna dan halaman utamanya memberi informasi dan menghibur. Media cetak merupakan suatudokumen atas segala hal yang ditangkap oleh sang jurnalis dan diubah ke dalam bentuk kata-kata, gambar, foto, dan pengertian ini, media cetak yang digunakan sebagai medium periklanandibatasi pada surat kabar dan majalah. Sehingga kita dapat mengatakan bahwa iklan padamedia cetak merupakan suatu bentuk promosi yang diungkapkan melalui gambar, bentuk,warna, dan aksara dan melibatkan teknik proses percetakan secara tenggang dan salingmenunjang. Ciri khas karakter media massa cetak adalah melibatkan suatu proses percetakandi dalam media cetak, kita kenal bermacam-macam jenis media cetak, namun secaragaris besar sesungguhnya hanya terdiri dari dua jenis saja, yaitu surat kabar, dan Khazali, Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, PT. Pustaka Utama Grafiti,Jakarta, 1992. h. 99 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra KABAR / KORANSurat kabar/koran di Indonesia terbit dalam berbagai bentuk yangjenisnya tergantung kepada antara lain; frekwensi terbit, bentuktabloid atau bukan, kelas ekonomi pembaca misalnya kitamembandingkan antara harian Kompas dengan Pos Kota,peredarannya skala nasional atau hanya daerah, serta penekananisinya ekonomi, kriminal, agama atau umum,dan sebagainya.3Karena begitu beragamnya surat kabar, ditinjau dari segi-segi diatas, maka di pasarberedar banyak ragam surat kabar dengan karakteristik berbeda, terlebih ketika pemerintahmelonggarkan kebijakan mengenai penerbitan surat ijin usaha penerbitan dan pers, semakinmemarakkan dunia penerbitan di Indonesia. Konsekuensinya bagi disainer dan pemasangiklan adalah dapat menentukan karakter segmen khalayak dengan lebih terarah, denganmemanfaatkan jenis karakteristik surat kabar seringkali menjadi media utama dalam kampanye periklanan suatuproduk. Hal ini menyangkut pertimbangan1. Jangkauan distribusi surat kabar tidak Jangkauan media lain, seperti radio, televisi Harga satuan surat kabar murah dan dapat dibeli secara majalah adalah memiliki kedalaman isi yang jauhberbeda dengan surat kabar dan lebih terperinci, lebih mendetailkarena tidak hanya menyajikan berita-berita saja seperti suratkabar, namun juga menyajikan cerita atas berbagai kejadiandengan tekanan pada unsur menghibur dan mempunyai usia beredar yang lebih panjang dari surat kabar. Karenaumumnya terbit mingguan, bulanan, dua kali sebulan bahkan ada yang tiga bulan Rhenald Khazali, surat kabar tidak dapat memasuki tempat-tempat terpencil yang mengalami masalahtransportasi dan tidak mengakarnya kebiasaan membaca. Namun secara makro surat kabar dapat hadir hampir diseluruh kota besar di seluruh Indonesia, dan menemui sasaran iklan pada umumnya yakni mereka yang memilikidaya beli. Surat kabar di Indonesia dibaca lebih dari satu orang dalam waktu yang lebih lama dari masaberlakunya surat kabartersebut. Inilah perbedaan yang menonjol antara kebiasaan membaca di Indonesia dannegara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Sehingga pengaruh iklan pada media tersebutberarti sekian kali, sesuai dengan jumlah rata-rata anggota keluarga atau kelompok yang turut terekspose olehsurat Media Scene, 1989/1990, hal. 49 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra dibedakan pula menurut pembaca pada umumnya atau kelompok pembacayang menjadi target pasarnya, yakni1. Majalah konsumen, adalah majalah yang diarahkan pada para konsumenyang akan langsung membeli barang-barang Majalah bisnis, terdiri dari 3 bentuk yaitu; trade papers, yang dibaca olehpara pedagang atau penyalur, majalah industri yang dibaca oleh kalanganindustrial, dan majalah profesi yang dibaca oleh kalangan profesionaltertentu, seperti dokter, pengacara, desainer, ekonom, psikolog... Majalah Pertanian, yang ditujukan kepada para petani atau peminat dibidang agrobisnis pertanian dan DI MEDIA CETAKKalau kita lihat iklan secara garis besar, khususnya yang menggunakan media cetaksebagai perantara/mediumnya, iklan pada media cetak adalah bentuk promosi dan penawaranyang ditayangkan pada media surat kabar dan majalah. Walaupun brosur dan buklettermasuk juga media cetak, namun dua hal terakhir ini secara pengertian umum tidaktermasuk dalam kategori iklan media SURAT KABARKarena sifat surat kabar/koran yang heterogen, maka iklan koranpun demikian pula,artinya tidak terjadi pembedaan jenis iklan secara khusus, misalnya hanya untuk wanita atauremaja saja. Walaupun pada akhirnya khalayak akan perpilah-pilah menurut gender, usiadan lain-lain sesuai kepentingan dan kebutuhan terhadap promosi produk itu. Iklan suratkabar atau iklan koran diklasifikasikan atas iklan baris/kecik, display dan BARISIklan Baris adalah iklan yang pertama kali dikenal masyarakat. Umumnya hanyaterdiri dari pesan-pesan komersial yang berhubungan dengan kebutuhan hal. 111Sementara itu, karena perkembangan kebutuhan, maka dewasa ini majalah diklasifikasikan lagi menurut segmen-segmen demografis, misalnya ada majalah untuk anak-anak, remaja, pria, remaja putri, wanita dewasa, danmajalah pria dewasa. Ataupun secara geografis, psikografis, dan dari segi kebijakan editorial. Klasifikasi darikebijakan editorial dapat dibedakan lagi, yakni majalah berita Tempo, Gatra, majalah umum Intisari, wanitaKartini, Femina, Dewi, bisnis Swa, Warta Ekonomi, dan special interest Asri, Rhenald Khazali, hal 106 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra baris pada masyarakat kita biasa disebut dengan iklan kecik, dimana biaya iklanini dihitung dari jumlah kata per kata yang dijejerkan/dibariskan dalam format satu kolomanmenurun. Iklan ini biasanya mempunyai judul, dan berkelompok menurut lowongan, keluarga, mobil, kost, rumah, doa novena, dan lainnya. Iklan ini biasaterbit tanpa gambar, dan kalimatnya sering disingkat-singkat. Dengan pertimbangan efisiensibiaya yang harus dikeluarkan oleh baris mempunyai target audience tertentu, dan hanya prospek-prospek yangtertarik saja, yang akan mengamati. Kaum broker atau makelar biasanya rajin mengikutiiklan ini, karena kebutuhan dan peluang yang akan kondisi krismon seperti sekarang ini, dimana biaya promosi ditekan semaksimalmungkin, para pengiklan mengalami degradasi’ dalam mengiklankan produknya, khususnyaberkaitan dengan konsep biaya minimum dengan informasi maksimum’. Kalau dulu merekaberiklan dengan iklan display, kini beralih ke iklan kecik, karena lebih murah DISPLAYBentuk iklannya lebih besar daripada iklan baris atau kecik, mempunyai format danbatas yang jelas. Ukurannyapun sangat beragam, mulai 10 milimeter kolom sampai 1halaman penuh 9 x 540 milimeter kolom.7 Iklan display ini banyak yang berwarna, danbiayanya diukur dengan menghitung luas per milimeter kolomnya dengan dikalikansejumlah ongkos tertentu sesuai tarip iklan per milimeter kolomnya. Tarip ini berbeda-bedapada setiap surat kabar. Biasanya perbedaan tarip antar surat kabar ditentukan oleh rating’surat kabar itu menurut oplag dan skala jangkauan kondisi tertentu, banyak media cetak yang mengenakan tarip khusus, Misalnyajikalau pemasang menghendaki halaman-halaman tertentu yang sengaja dipilihnya atau iklandengan tata letak yang eksklusif yang ditentukan sendiri oleh pengiklan. Dengan memilihtempat pada halaman belakang atau depan saja. Contoh lain, misalnya iklan kuping’. Dimana letaknya di pojok atas sebelah kanan pada halaman pertama. Atau iklan pulau’, iklanyang ada persis di tengah-tengah halaman, dan artikel koran itu seolah mengelilingi Ibid, hal 106 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra demikian tentu konsekuensinya adalah, biaya pemasangan iklanmenjadi lebih tinggi daripada model konvensional yang sudah diatur dan ditetapkan olehmedia massa yang suatu bentuk lembaran yang berisi iklan dan dipublikasi olehpenerbit/kelompok surat kabar. Di Indonesia, suplemen yang kita kenal adalah lembaranyang seringkali diselipkan pada surat kabar, yang berisi penawaran-penawaran akan barangatau suplemen ini biasanya sederhana, berisi pesan tunggal akan bentuk promosi,pembukaan usaha dagang, undangan pertunjukan, dan hal-hal yang bersifat lokal di manaevent itu akan diadakan. Dicetak dengan satu warna monochroom atau warna spot 2 jenis,misalnya biru dengan merah, atau merah dengan SPACE DALAM MEDIA CETAKMenurut Frank Jefkin, ada beberapa patokan dasar dalam merancang layout satunya adalah dengan aturan’ the law of scale, di mana perpaduan antara warna gelapdan terang akan menghasilkan sesuatu yang kontras. Hal ini dipakai untuk memberi tekananpada bagian-bagian tertentu dalam layout kekontrasan yang dimunculkan berulang-ulang pada banyak bagian darilayout, atau bahkan bila pada hampir seluruh iklan, malah akan menghasilkan kesan yangjelek, dan akhirnya malah tidak dapat menekankan iklan media cetak mampu menarik perhatian khalayak, ada beberapa faktor yangharus dipenuhi. Seperti ilustrasi yang menarik, termasuk model, gaya dan adegan yang akanditampilkan dapat berupa produk itu sendiri, product in use, atau keuntungan memakaiproduk tersebut. Dapat pula karena pemilihan warna, penggunaan headline yang tepat sesuaipesan yang hendak disampaikan. Contohnya, iklan Sampoerna A Mild yang memanfaatkansituasi tidak lazim yakni momentum Frank F Jefkin, Introduction To Marketing, Advertising and Public Relations, Macmillan Press, Ltd,London, 1982, hal. 33 NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra satu hal lagi sebagai alternatif di dalam membuat layout iklan agar mampumenarik perhatian khalayak, adalah dengan menggunakan white space atau ruang dimaksud dengan white space menurut Arthur A Winter dan Stanley Goodman adalahThe space in the advertisement which is unoccupied by copy or art, gives emphasis andcontrast the pada layout yang terarah dan menimbulkan kesan kosong, sangat bergunabagi aspek-aspek yang hendak ditonjolkan pada iklan. Ruang kosong yang tidak terisi teks,ilustrasi atau elemen-elemen pendukung iklan akan membuat pembaca iklan seolah bernafaslega’ dan menambah ketertarikan terhadap segi-segi yang ditonjolkan disekitar ruang ataubagian yang kosong sisi lain, ruang kosong akan mengangkat dominasi, dan efek kejutan sekaligusketertarikan yang lebih pada iklan. Fungsi white space adalah sebagai pemberi tekanan padaiklan. Maka kekontrasannya akan terlihat berbeda jika dibanding iklan-iklan yang tidakmenggunakan white space sama space dapat dibangun dengan beberapa unsur kombinasi, yang melibatkan1. IlustrasiIlustrasi yang dipakai dapat berupa fotografi, lukisan tangan drawing atau melaluibantuan komputer manipulated images. Ukuran ilustrasi dalam suatu iklan harusmemperhatikan luas total iklan dikurangi ruang untuk teks ataupun headline. Tidak adastandarisasi yang baku, dalam menentukan harmonis atau tidaknya, semua ini berpaling darikepekaan rasa seni dan nilai estetika yang dilahirkan dapat dibuat tunggal, ataupun sequence dengan penataan yang baik, untukmencapai suatu white space yang mendukung, demikian pula dengan gambar model yangmengikuti arah’ pembacaan iklan, dimana white space akan terbentuk’ diantara ilustrasidengan garis batas pinggir HeadlineSebagai judul teks iklan, biasanya jenis huruf yang dipakai berukuran lebih besardaripada teksnya. Walaupun tidak menutup kemungkinan beberapa iklan memakai hurufyang sama besar, baik teks ataupun judulnya. Headline, disamping ilustrasi berfungsi9Arthur A Winter & Stanley Goodman, Fashion Advertising And Promotions, Fairchild Publications, New York1978, WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra penarik pandang, dan sukses dan gagalnya sebuah iklan cetak dari sisi penarikperhatian ditentukan juga oleh yang baik adalah merupakan inti dari pesan yang akan disampaikan, denganme-nawarkan keuntungan, pikiran, kata-kata, guna mencapai sasaran dan yang pentinghindari headline yang bersifat negatif, yang mencela atau bersikap Teks / BodycopyFungsinya sebagai penjelas makna iklan. Terkadang iklan malah tidak mampumenggapai munculnya white space dari segi ini. Apalagi jika teks yang ada berfungsisebagai pemberi informasi tambahan sebagai pelengkap yang memperjelas TV comm-nya,sehingga ruang kosong yang ada malah habis’ untuk teks beberapa kasus iklan, di mana iklan cetak merupakan media pendukung dariiklan TVnya, white space muncul karena elemen-elemen pada iklan tidak banyak, hanyamempunyai satu tujuan yakni apapun pesan yang ditampilkan harus mampu menggugahingatan pembaca yang pernah menyaksikan iklan TV-nya, sehingga proses reminding produkakan tercapai lewat iklan cetak teksnya singkat, kecil bahkan tanpa teks sama sekali. Misalnya iklan JarumSuper versi "Pokoknya puas". Pada TV comm-nya digambarkan beberapa pose tangan yangcut to cut dengan musik, sound effect serta male sound yang kuat dan mengena pada press ad-nya, cukup satu tangan membentuk karakter seperti salam PDIPerjuangan’ dengan tulisan Yang Penting Rasanya Bung’.Dengan melihat iklan cetak berilustrasi hanya satu tangan’, pemirsa akan teringatproses rangkaian dari tangan-tangan yang nanti akan membentuk salam PDI’ itu, sehinggamembentuk image iklan Jarum Super. White space pada iklan Jarum Super diciptakan untukmenonjolkan bentuk karakter tangan serupa salam PDI Perjuangan’. Sehingga proses kerjaterpadu’ antara TV comm dan press ad, telah berhasil membuat opini yang seragam dalamkerangka persepsi SPACE MENGANGKAT CITRA PRODUKIklan yang di tayangkan dalam media cetak yang sudah mapan seperti Tempo, Gatra,Kompas, Suara Pembaruan, dan lain-lain akan menimbulkan image bahwa produk yang ditawarkan mempunyai kelas yang lebih tinggi dibanding produk-produk sejenis yang tidak10Lihat Kenneth Romans & Jane Maas, How To Advertise, Ogilvy On Advertising, David Ogilvy NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra di sana. Maka persepsi khalayak sasaran terhadap prestise’ produk akanterangkat sejajar dengan stratifikasi majalah/koran & majalah yang masuk kategori segmen menengah atas biasanya mempunyaikualitas cetakan yang baik dan menunjang bagi iklan-iklannya, terutama dari segi tampilanvisual iklan tersebut. Tentunya efek ini akan semakin optimal, apabila pengiklanmenggunakan white space, dan citra produk akan terangkat lebih maksimal WHITE SPACE JARANG DIGUNAKAN ?Dikatakan dimuka bahwa proses sebuah iklan adalah menuntunkhalayak kearah jenjang informasi yang menciptakan situasi dari un-ware ke jenjang loyalty, maka setiap moment untuk menuju kepadatahap loyalty betul-betul dimanfaatkan secara optimal baik olehpembuat iklan, terlebih lagi oleh klien selaku yang punya duit’. Namunklien seringkali menuntut perubahan-perubahan dari layout iklan print-ad daripada perubahan storyboard TV comm. Dalam hal ini ada 2kemungkinan, yakni mereka kurang mengetahui/menguasai teknikproduksi film dan faktor yang terakhir adalah perubahan TV commmemerlukan lebih banyak dana daripada perubahan layout iklan yang memiliki pengaruh yang besar, karena memiliki modal kadang mendikteagency dalam menentukan layout press adanya, akibatnya sering timbul kondisi terlalubanyak aspek-aspek yang masuk dalam satu layout iklan cetak. Misalnya Space iklanmenawarkan perumahan, di sana ada denah lokasi, site-plan, bonus-bonus pembayaran,fasilitas kredit, berhadiah mobil, bebas banjir, dekat kota, aman, asuransi, dan lain-lain. Yangkesemuanya dimasukkan dalam satu iklan. Padahal ukuran space iklan tidak ditambahdengan alasan efisiensi biaya. Akibatnya dalam space itu penuh informasi yang salingberbicara sendiri-sendiri dan tidak terjadi kesatuan yang mengarah kepada pemahamantunggal yang menarik dan penonjolan aspek yang paling ruang kosong /white space dapat digunakan untuk menekankan makna ataumenonjolkan suatu pesan, sedang dari sisi psikologis adalah untuk prestise, karenamengangkat derajad atau tidak, produk-produk yang sudah mapanlah yang sering memanfaatkanwhite space dalam Abidin, How To Advertise, Makalah khusus untuk Vicom-UNPAD, Bandung, 1997 WHITE SPACE DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK Andrian D. HagijantoJurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra banyak unsur-unsur informasi yang harus ditampilkan dalam sebuah iklancetak, dapat pula disebabkan karena iklan cetak itu bukan merupakan media pendukung TVcomm-nya tetapi merupakan media utama dalam kampanye periklanan dengan kesempatantayang terbatas karena low budget’. Akibatnya, iklan cetaknya sangat over loaded’ dantidak menarik bagi pembaca karena berkesan penuh sesak tanpa dapat beristirahat ini biasanya akan dilewati begitu saja, dan gagallah sebuah proses komunikasivisual itu. Inilah salah satu tantangan bagi disainer iklan media cetak, bagaimanamenciptakan iklan-iklan yang mampu menarik perhatian khalayak, baik itu di surat kabarataupun majalah, dengan memanfaatkan white space sebagai salah satu cara untuk membuatiklan rancangannya itu menarik dan pesan yang ditampilkan menjadi lebih disainer, sepertinya perlu mengenalkan, ataupun menunjukkan kepada kliententang arti pentingnya white space di dalam konsep kreatif perencanaan dan perancanganpromosi produk atau kita perlu mereformasi pola berfikir klien-klien konvensional yangmerasa sangat berkuasa dengan modalnya maka ia berhak mendikte layout memaksa disainer untuk menuruti kehendaknya, maka iklan yang semestinyamampu berteriak lebih keras karena layout baca whitespace nya, menjadi hanya berbisik,bahkan diam seribu kata akibat terlalu banyak unsur yang harus masuk, sehingga iklan itutampak Winardi, SE, Strategi Pemasaran, CV Mandar Maju, Bandung, Khazali, Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, PT. PustakaUtama Grafiti, Jakarta, A Winter & Stanley Goodman, Fashion Advertising And Promotions, FairchildPublications, New York, F Jefkin, Introduction To Marketing, Advertising And Public Relations, Mac MillanPress, Ltd, London, 1982. NIRMANA Vol. 1, No. 2, Juli 1999 60 - 70Jurusan Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain –Universitas Kristen Petra WHITE SPACE DALAM IKLAN CETAK ... 4. Campaign Insentif Pajak menggunakan Media Cetak Media cetak memberikan pesan-pesan atau informasi secara visual melalui suatu media yang statis berisi gambar, foto, atau tulisan Kasali, 1992. Karakteristik dari media cetak yaitu pembuatannya melalui proses percetakan dalam penggandaannya Hagijanto, 1999 Kendala kedua yaitu pada pengisian file excel pelaporan insentif pajak. Wajib Pajak mengeluh tidak bisa melakukan validasi pada file excelnya. ...Kemas Fahmi HamzahBudiasih WidiastutiThe purpose of this study is to explore the implementation of the Final Income Tax Government-borne for SMEs incentives, socialization strategies, and obstacles during its implementation at KPP Pratama Palembang Ilir Barat. The research method used is qualitative with exploratory studies. Data collection is carried out using library and field research methods in the form of interviews. The steps taken start from data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that presenting the Final Income Tax Government-borne for SMEs incentives at KPP Pratama Palembang Ilir Barat is in accordance with the relevant laws and regulations. In increasing the participation of taxpayers in this program, the socialization strategies carried out are holding tax webinars, conducting tax campaigns on official social media, utilizing employees to participate in campaigns, and conducting tax campaigns using print media. During the implementation of this policy, several obstacles are encountered. These obstacles include Taxpayers' understanding of tax incentives is still low, obstacles during socialization through webinars, obstacles in reporting realization, and obstacles in the ManDOR application. The novelty of this research is examining the implementation of Regulation No. 23/2018 when tax incentives are given during the COVID-19 RizaldiDidit Ditya FritambiradiErlangga Bagus FebriantoLailatul Abid FadillahPermasalahan yang sering dihadapi guru sejarah dari dulu hingga sekarang ialah minat belajar peserta didik yang kurang dan cepat merasa bosan. Siswa cenderung lebih pasif karena merasa cara pembelajaran yang dilakukan kurang begitu menarik. Beberapa metode pembelajaran telah dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut namun sering kali peserta didik masih kurang bersemangat. Artikel ini bertujuan membahas lebih dalam mengenai pemanfaatan majalah dan teka teki silang yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik khususnya pembelajaran sejarah. Artikel ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka dan pengumpulan data menggunakan angket. Dalam artikel ini peneliti menawarkan solusi menghadapi permasalahan tersebut dengan menggunakan media pembelajaran pemanfaatan majalah serta evaluasi menggunakan teka teki silang has not been able to resolve any references for this publication.
Salah satu cara untuk mempromosikan sebuah produk bisa dilakukan melalui iklan media cetak. Hal ini sudah sangat lazim dilakukan oleh para pemasar, jauh sebelum digital marketing ada. Cara tersebut sangat cocok diterapkan oleh para pengusaha atau UMKM yang masih baru merintis bisnis atau usahanya, karena biaya yang diperlukan pun tidak terlalu mahal. ÂÂNamun, meskipun begitu, nampaknya minat orang melakukan iklan di media cetak dewasa ini sudah mulai mengalami penurunan. Media cetak sudah mulai tergantikan dengan media elektronik yang dinilai lebih sederhana dan mudah untuk dilakukan. Selain itu, munculnya sosial media juga bisa menjadi salah satu penyebab orang – orang mulai meninggalkan iklan cetak ini. Pengertian Iklan Media Cetak Iklan media cetak adalah iklan yang dilakukan dengan cara memanfaatkan media cetak. Koran, majalah, tabloid dan surat kabar merupakan media cetak yang memuat iklan jenis ini. Intinya, jika iklan itu berada di media yang melalui proses percetakan itu adalah iklan media cetak. Anda bisa menemui iklan cetak ini di koran, majalah, tabloid, brosur dan spanduk – spanduk yang biasanya dipasang di jalanan. Salah satu dari iklan cetak yang akan kita bahas kali ini adalah iklan yang contoh media cetak nya berupa koran. Iklan – iklan yang terdapat di media cetak ini biasanya bertujuan untuk mempromosikan suatu produk, jasa atau acara dan informasi atau sosialisasi iklan layanan masyarakat. Biasanya, untuk bisa beriklan di koran, ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi, seperti jumlah baris, bahasa yang digunakan, jumlah kata, dan sebagainya. Anda bisa menghubungi penyedia iklan itu sendiri untuk lebih detail nya. Ciri-Ciri Iklan Media Cetak Iklan media cetak secara fisiologis berbeda dengan iklan di media elektronik dan terdapat ciri-ciri khusus. Adapun ciri-cirinya antara lain Teks yang singkat dan padat Iklan media cetak biasanya memiliki ruang terbatas, sehingga pesan yang disampaikan harus disusun secara efektif dalam jumlah kata yang terbatas. Teks yang digunakan harus singkat, padat, dan langsung to the point untuk menarik perhatian pembaca. Pemilihan kata yang tepat Pemilihan kata yang kuat dan menarik sangat penting dalam iklan media cetak. Kata-kata tersebut harus mampu menggambarkan manfaat produk atau layanan yang ditawarkan secara jelas dan menarik minat target audiens. Desain yang menarik Desain visual merupakan aspek penting dalam iklan media cetak. Iklan harus menarik perhatian pembaca melalui penggunaan warna yang menarik, font yang mudah dibaca, dan pengaturan tata letak yang baik. Gambar, grafik, atau ilustrasi juga dapat digunakan untuk memperkuat pesan yang disampaikan. Hal ini diperlukan supaya pembaca tertarik membeli produk yang ditawarkan. Informasi kontak yang jelas Iklan media cetak harus menyertakan informasi kontak yang jelas seperti alamat, nomor telepon, situs web, atau media sosial. Hal ini memungkinkan pembaca yang tertarik untuk menghubungi bisnis atau mengakses informasi lebih lanjut. Penawaran yang jelas Iklan media cetak seringkali mengandung penawaran khusus untuk menarik minat pembaca. Penawaran tersebut dapat berupa diskon, promosi, bonus, atau hadiah gratis. Penawaran ini harus disampaikan secara jelas dan menarik untuk mendorong tindakan dari pembaca. Target audiens yang jelas Iklan media cetak harus ditujukan kepada target audiens yang tepat. Pesan iklan harus disusun dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan target audiens agar dapat mempengaruhi mereka secara efektif. Merek yang terlihat Iklan media cetak harus memperkuat identitas merek yang terkait. Penggunaan logo, slogan, atau elemen visual yang konsisten dengan merek akan membantu pembaca mengenali dan mengingat merek tersebut. Kepercayaan dan kredibilitas Iklan media cetak dapat membangun kepercayaan dan kredibilitas dengan menyertakan testimonial atau ulasan positif dari pelanggan sebelumnya. Penggunaan sertifikasi atau penghargaan juga dapat meningkatkan kepercayaan pembaca terhadap produk atau layanan yang ditawarkan. Call to action CTA Iklan media cetak harus mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan tertentu, seperti mengunjungi toko, menelepon, atau mengunjungi situs web. CTA yang jelas dan meyakinkan harus disertakan untuk mendorong respons dari pembaca. 5 Contoh Iklan Media Cetak yang Perlu Anda Ketahui Selanjutnya, Kita akan melihat contoh – contoh iklannya. Berikut ini adalah beberapa contoh iklan yang menggunakan media cetak, yang mungkin bisa menjadi referensi untuk Anda. Iklan Kolom Surat Kabar Sumber Gambar Pribadi Iklan kolom surat kabar ini merupakan salah satu contoh iklan yang menggunakan media cetak yang paling banyak dipakai untuk memasarkan suatu produk. Gambar di atas adalah contoh iklan yang ada di koran yang disebut iklan kolom, iklan tersebut diletakkan di sebagian kolom yang tersedia di surat kabar dengan warna hitam putih. Perusahaan mencoba membuat iklan semenarik mungkin dengan menampilkan gambar dipadukan dengan desain yang provokatif, yang mana hal tersebut bisa membuat seseorang yang melihatnya tergoda untuk segera melakukan pembelian dengan mengunjungi dealer mobil tersebut. Iklan Baris Sumber Gambar Pribadi Contoh iklan media cetak yang kedua adalah iklan baris. Iklan di atas merupakan jenis iklan baris yang biasanya sering ditemui di koran – koran atau ditempel di tempat umum. Iklan seperti ini cocok untuk Anda yang ingin mengiklankan bisnis baru Anda atau lowongan kerja atau bahkan untuk menjual barang – barang properti, seperti halnya rumah, mobil, sepeda motor, tanah, sawah dan sebagainya. Iklan baris disajikan dengan hanya menggunakan teks dengan beragam singkatan yang mungkin terbilang cukup rumit untuk orang awam. Brosur Sumber Gramedia Solo Square Contoh iklan media cetak yang ketiga adalah brosur atau yang biasa disebut dengan iklan selebaran. Bisa Anda lihat brosur tersebut diterbitkan dan dicetak oleh Gramedia Solo Square. Brosur terdiri dari beberapa halaman yang berfungsi untuk menampilkan informasi secara lengkap dan terperinci. Gambar di atas adalah salah satu contoh brosur yang terdiri dari 6 halaman. Iklan brosur juga merupakan iklan cetak. Iklan brosur biasanya dicetak dengan memanfaatkan ukuran kertas mulai dari A3 hingga A6. Anda juga bisa meng-custom-nya sendiri jika mau. Untuk menyebarluaskan iklan ini, biasanya pengiklan mengunjungi tempat – tempat potensial untuk menyebarkan brosur dan membagikannya kepada khalayak ramai. Selain itu, pengiklan biasanya juga meletakkan brosur – brosurnya di beberapa sudut keramaian atau pusat perbelanjaan. Flyer Cetak Sumber Pinterest Flyer hampir sama dengan brosur, perbedaannya hanya terdapat pada halamannya. Brosur memiliki beberapa halaman, sedangkan flyer hanya memiliki satu halaman. Cara mengiklankan flyer ini pun sama dengan cara mengiklankan brosur, seperti dibagi-bagikan di bazar, dan lain sebagainya. Spanduk Iklan spanduk adalah iklan yang dibuat dan di cetak dengan ukuran memanjang dan horizontal. Biasanya spanduk dipasang di sepanjang jalan dengan tujuan supaya dilihat oleh banyak orang. Cara pemasangannya biasanya dengan cara dikaitkan dengan dua buah tiang atau pohon. Beberapa orang ada juga yang memangnya langsung di bagian depan tokonya. Ukuran spanduk bervariasi, mulai dari 90Ă—600, 90Ă—500, 115Ă—500, dan 100Ă—700. Sekian pembahasan mengenai pengertian apa itu iklan media cetak dan contoh iklan media cetak dari Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca setia blog Author Recent Posts Muhammad Sholeh adalah seorang digital marketer dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dibidang Search Engine Optimization SEO. Mengawali karir sebagai Content Writer dan saat ini dipercaya sebagai SEO Specialist merangkap SEO Content Editor di Selain SEO Saya juga punya keahlian di bidang lain seperti bisnis & manajemen, email marketing, pembuatan website dan landing page hingga berkomunikasi dengan Saya silakan kirimkan email ke sholeh