ArwanaAsia (Scleropages formosus), adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara. Ikan ini memiliki badan yang panjang; sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Arwana Asia juga disebut "Ikan Naga" karena sering dihubung-hubungkan dengan naga dari Mitologi Tionghoa Arwana Asia adalah spesies asli sungai-sungai di Asia
Ikan Arwana Parkir Diam saja di Pojok Dasar Akuarium Tips Meninggalkan Arwana saat Mudik Lebaran Berapa Hari Lama Ikan Arwana Kuat Puasa Mogok Tahan Tidak Makan Obat Tradisional Cara Menghilangkan Jamur pada Ikan Arwana Mengatasi dengan Obat Sisik & Sungut Ikan Arwana Berjamur
ikanhiasairtawar #predatorfish #ikanpredatorindonesia #ikanhias #arowana
Pasangheater (30 - 32), kasih garam (tambahan : untuk aro yang kena jamur, setiap ganti air selalu tambah garam ikan secukupnya, lakukan sampai ikan sembuh), tutup akua pakai bahan kain dll, biar ga lihat orang mondar-mandir, lampu matiin. Saya begitu berhasil. Jangan buru-buru pakai obat, bisa-bisa ikan malah mati.
Hobybukan sekedar hoby. Tetapi hoby yang menghasilkan.Cara dan trik mengatasi ikan arwana sering diam dan parkir pada dasar AQUARIUM. TONTON VIDIONYA SAMPAI
Y2gVTJ. Ikan arwana tidak mau makan- Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan yang terkenal akan keindahan bentuk dan warna sisiknya, sehingga dia pun banyak digemari dan dipelihara oleh pencinta ikan hias air tawar di seluruh dunia dan Indonesia. Atas dasar itulah arwana dibandrol mahal di pasaran [baca jenis dan harga ikan arwana terbaru]. Tapi di balik itu semua sobat perlu tahu bahwa dalam merawat ikan arwana kadang tidak sejalan dengan apa yang kita pikirkan. Misalnya belum lama ini melihat para pemula mengeluh di grup komunitas tentang ikannya yang tidak mau makan, "Kenapa ikan arwana saya tidak mau makan?" atau "Apa sih penyebab ikan mogok makan dan bagaimana cara mengatasinya?" dan lain sebagainya. Ketahuilah, sebenarnya permasalahan ikan arwana yang tidak mau makan ini adalah permasalahan yang umum dan biasa dialami oleh penghobi ikan arwana. Jadi bukan hanya kalian saja yang mengalaminya. Tapi jangan khawatir sebab di sini kami akan berbagi pengalaman berupa tips menangani arwana tidak mau makan dan disertai sebab-sebabnya. Ok langsung saja berikut faktor-faktor utama yang menyebabkan arwana tidak mau makan dan cara mengatasinya Sebab dan Cara Mengatasi Ikan Arwana Tidak Mau Makan Sekitar ada 4 sebab yang berhasil kami simpulkan berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman para member grup facebook komunitas arwana 1. Ikan Arwan Sedang Adaptasi di Tempat Barunya gambar arwana by james low Jika kalian baru membeli arwana dan dia tidak mau makan, maka ini merupakan hal yang wajar. Karena ikan arwana tergolong ikan yang susah untuk beradaptasi. Dia membutuhkan waktu yang lama agar bisa menyesuaikan lingkungannya. Makanya kadang dia akan stres setelah dipindahkan ke tempat barunya. Lalu apa solusinya? Kalau memang faktornya karena adaptasi, sobat tidak perlu khawatir. Tunggu saja 5-7 hari, nanti dia juga akan makan sendiri dengan lahap. Kalau masih belum mau makan gimana? Ini jarang terjadi tapi tidak mengapa akan saya berikan tipsnya. Jika 1 minggu lebih ternyata si ikan belum juga doyan makan, sebaiknya atur seat heaternya hingga 30 C dan tambahkan juga garam ikan 1 gram/liter air. 2. Kondisi Air Kotor Sehingga Ikan Tidak Mau Makan gambar akuarium keruh Penyebab ikan arwana tidak mau makan yang berikutnya adalah kondisi airnya yang keruh dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena keadaan aquarium yang tidak jernih akan membuat parameter airnya ikut berubah, baik dari segi suhu, keasaman dan kadar oksigen di dalam air itu sendiri. Dari sinilah akan mengakibatkan si arwana stres dan pada akhirnya dia malas makan. So untuk mencegah dan mengatasinya, sobat cukup mengganti air Water Change secara rutin dan disiplin. Tapi ingat saat mengurasnya diusahakan dengan cara pelan-pelan agar guncangan airnya tidak kuat yang itu justru bisa membuat ikan arwana tambah stres. Perhatikan tutorial cara menguras aquarium yang benar di bawah ini Pertama sediakan garam ikan, dan pengukur PH air kalau ada Lalu kuras airnya secara perlahan-lahan, namun semua air yang ada di dalam tank jangan dihabiskan. Melainkan cukup 30% saja. Setelah itu bersihkan dan cuci filter/kapas sampai bersih lalu dijemur hingga kering lebih bagus lagi kalau diganti dengan yang baru. Jika semua sudah dibersihkan maka selanjutnya sobat memasukkan air pengganti tapi sebelumnya sudah direndam 24 jam agar kandungan kapurnya mengendap. Perhatian, jangan menggunakan air berkaporit dan usahakan suhunya 30 C, makanya di atas tadi sudah disarankan untuk menyediakan alat pengukur suhu air supaya kita tahu ukurannya. Kalau air pengganti sudah siap selanjutnya, masukan dengan pelan-pelan. bisa juga ditambahkan garam ikan Apabila airnya sudah jernih, kalian tinggal mencoba memberikan makanan pada si arwana, saya jamin pasti dia akan memakannya. 3. Pemberian Pakan yang Monoton dan Berlebihan Jika arwana tidak mau makan bisa jadi karena kalian salah dalam memberikan makanan untuknya. Entah itu kelebihan atau monoton alias tidak dikombinasikan dengan jenis pakan arwana lainnya. So kombinasikanlah dengan yang lainnya agar tidak bosan dan juga jangan terlalu banyak sebab malah akan menjadikan kehilangan nafsu makan si ikan. Kalau sudah terlanjur bagaimana? Nah kalau sudah terlanjur dan dia tidak mau makan, maka solusinya kalian harus memancingnya dengan cacing beku, jangkrik atau lainnya. Tapi disesuaikan juga dengan ukuran si ikan misalnya untuk arwana yang masih kecil di bawah 18 cm maka dikasih cacing beku yang sudah dilembutkan dan untuk yang dewasa 25 cm bisa dicoba dengan pakan jangkrik dan ulat hongkong. Yang jelas kalian bisa bereksperimen sendiri sesuai makanan yang paling disukainya. 4. Karena Penyakit atau Ikan Sedang Sakit Alasan terakhir ikan arwana tidak nafsu makan adalah karena sedang sakit dan terserang bakteri. Bahkan kita pun kalau lagi sakit juga pasti tidak nafsu makan. Maka untuk solusi dari masalah ini adalah diobati. Silahkan baca 15 Jenis Penyakit Ikan dan Cara Mengobatinya. Itulah penyebab ikan arwana tidak mau makan dan cara mengatasinya. Semoga bisa bermanfaat buat arwana lovers. Artikel ini boleh dicopas asalkan menyertakan sumber DMCA protected. Thanks You
Ikan arwana adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup tangguh terhadap serangan penyakit. Namun bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat hinggap pada tubuh arwana. Penyakit arwana seperti Redspot, Jamur, Stress dll dapat menjadi penyebab utama matinya ikan arwana dalam aquarium. Penyebab dari penyakit ikan arwana umumnya terbagi kedalam 2 jenis yaitu penyakit karena parasit seperti jamur, bakteri dan protozoa dan penyakit karena non-parasit seperti faktor lingkungan atau habitat yang tidak sesuai. 8 Penyakit Pada Ikan Arwana1. Arwana Gigit EkorGejala Penyakit Gigit EkorPenyebab Penyakit Gigit EkorPengobatan Penyakit Gigit Ekor2. Tutup Insang MelengkungGejala Tutup Insang MelengkungPenyebat Tutup Insang MelengkungPengobatan dan Pencegahan Tutup Insang Melengkung3. Ikan Arwana Tidak Mau MakanPenyebab Arwana Mogok MakanCara Mengatasi Arwana Tidak Mau Makan4. Mata Ikan Arwana JulingPenyebab Mata Juling pada ArwanaPencegahan Mata Juling ArwanaPengobatan Mata Ikan Arwana Juling5. Dubur Arwana Bengkak Dan MemerahGejala dan Penyebab Dubur Arwana Merah dan MembengkakLangkah Pencegahan dan Pengobatan6. Sisik Arwana Berdiri atau Kembang SisikPenyebab Penyakit Sisik Berdiri atau Kembang SisikGejala Kembang SisikPengobatan Penyakit Kembang Sisik7. Tulang Punggung BengkokPenyebab Tulang Punggung BengkokLangkah Pengobatan dan Pencegahan Bengkok Tulang Punggung8. Sirip dan Ekor Arwana MengkerutPenyebab sirip dan ekor mengkerutCara mengobati ekor dan sirip mengkerut Pada pembahasan kali ini, akan mencoba membahas penyakit pada ikan arwana yang dapat dilihat dari ciri ataupun bentuk fisik ikan tersebut. Ikan arwana yang terkena penyakit akan mengalami perubahan pada bentuk maupun gangguan pada fisik ikan tersebut. Nah untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit yang sering menyerang ikan arwana ini. Berikut akan menjabarkan beberapa masalah kesehatan pada ikan arwana. 1. Arwana Gigit Ekor Gejala Penyakit Gigit Ekor Jika anda menenukan perilaku arwana yang hilir mudik dalam aquarium dan terlihat gelisah, bisa jadi itu adalah gejala awal dari penyakit ini. Ciri penyakit gigit ekor biasanya akan terlihat dalam beberapa hari. Penyakit ini membuat selaput pada sirip ekor robek bahkan jika makin parah akan menyisakan hanya jari sirip ekor saja. Walau awalnya hanya robekan kecil, jika dibiarkan akan sangat merusak selaput sirip bahkan jari sirip ekor ikan. Penyebab Penyakit Gigit Ekor Penyebab penyakit gigit ekor pada ikan arwana adalah karena parasit yang menempel pada bagian ekor. Parasit ini akan memberikan efek gatal yang luar biasa pada sirip ekor ikan, hal inilah yang membuat ikan arwana tampak geliasah. Selain hilir mudik dalam aquarium, tak jarang ikan arwana menggigit ekor mereka untuk mengatasi rasa gatal tersebut. Inilah yang mengakibatkan kerusakan pada ekor arwana. Pengobatan Penyakit Gigit Ekor Penyakit ini cenderung cukup mudah ditangani. Untuk dapat mengobati penyakit gigit ekor dengan cara memindahkan arwana yang terserang kedalam kolam karantina yang berisi air bersih dan steril. Setelah itu anda dapat menambahkan 20 tetes obat Tropical Fish medicine kedalam aquarium karantina. Biarkan ikan arwana tersebut selama beberapa hari sampai ikan benar-benar terbebas dari parasit di ekornya. Untuk tidakan pencegahan agar arwana tidak kembali terserang, jangan lupa membersihkan aquarium yang lama. Buang semua airnya dan bersihkan bagian dalam aquarium dengan anti bakteri untuk membunuh parasit. Setelah kolam kembali steril, maka ikan arwana dapat kembali dipindahkan ke dalam aquarium tersebut. 2. Tutup Insang Melengkung Gejala Tutup Insang Melengkung Seperti namanya, peyakit ini menyerang bagian tutup insang. Sesekali kita melihat ikan arwana yang tutup insangnya terlihat terbuka sehingga bagian insang terlihat jelas. Ciri lainnya adalah terjadinya perubahan warna insang menjadi kehitaman. Jika ciri tersebut dialami oleh ikan arwana anda maka segera lakukan penanganan. Karena penyakit tersebut dapat dengan mudah membunuh ikan arwana kesayangan anda. Penyebat Tutup Insang Melengkung Penyebab dari tutup insang melengkung pada ikan arwana dapat beragam, beberapa diantaranya Suhu air yang terlalu rendah Pemberian obat yang melebihi dosis Serangan parasit sejenis bakteri Kadar oksigen dalam air yang rendah Dari beragam penyebabdiatas, kurangnya kadar oksigen adalah salah satu penyebab yang sering terjadi. Pada saat kondisi air kekurangan oksigen, ikan cenderung akan bernafas dengan cepat yang berarti terjadi gerakan buka-tutup insang dengan cepat pula. Aktivitas yang terlalu cepat ini terkadang tidak terjadi secara sempurna, seperti saat insang belum tertutup sempurna namun sudah terbuka kembali. Hal ini lah yang membuat tutup insang menjadi tidak normal. Pengobatan dan Pencegahan Tutup Insang Melengkung Untuk tahapan pencegahan dapat dilakukan dengan cara menjaga asupan oksigen yang cukup dalam aquarium. Jika dirasa aerator tidak memadai dalam suplai oksigen, anda dapat mengganti aerator dengan yang lebih besar. Selin itu kualitas air dalam aquarium harus selalu dijaga dengan baik. Untuk proses pengobatan tutup insang melengkung dapat dilakukan dengan cara memberikan suplai oksigen murni langsung ke arah insangnya. Tutup insang yang melengkung dapat diperbaiki dengan melakukan operasi kecil pada bagian tepi tupu insang arwana. Tentu saja untuk melkukannya harus membutuhkan keahlian yang cukup. 3. Ikan Arwana Tidak Mau Makan Penyebab Arwana Mogok Makan Terkadang kita menemukan ikan arwana yang enggan atau tidak mau makan. Salah satu faktor penyebab ikan arwana malas makan adalah karena terlalu sering diberi kelabang hidup. Ini membuat ikan menjadi terbiasa dengan pakan tersebut dan tidak mau memakan jenis pakan arwana lain, bahkan kelabang mati sekalipun. Cara Mengatasi Arwana Tidak Mau Makan Untuk mengatasi permasalahan ini, maka ikan arwana anda perlu di puasakan selama seminggu tanpa makanan apapun. Setelah satu minggu, barulah diberi jenis pakan lain selain kelabang seperti jangkrik, atau ikan kecil. Biasanya jika sudah di puasakan, ikan arwana akan lapar dan kembali melahap pakan yang kita sediakan. Namun jika dalam seminggu ikan masih tidak mau makan, maka berilah pakan berupa ikan hidup dan biarkan sampai arwana mau menerima makanan tersebut. Cara alternatif dalam mengatasi arwana tidak mau makan adalah dengan mencampurkan sebutir kapsul Hobie Fishes kedalam 200 liter air kedalam akuarium. Obat ini berfungsi dalam mengatasi stress pada arwana serta merangsang nafsu makan. Selain itu kurangi pemberian kelabang dari setiap hari menjadi seminggu sekali secara bertahap. 4. Mata Ikan Arwana Juling Penyebab Mata Juling pada Arwana Biasanya penyakit mata juling terjadi akibat terlalu sering memberi pakan yang tenggelam maupun ikan hidup yang berenang di dasar aquarium. Terlalu sering melihat ikan kecil yang berada dibawahnya dianggap sebagai salah satu faktor utama membuat mata ikan juling. Dengan kondisi seperti ini membuat otot mata ikan arwana jadi memanjang, ini lah yang menyebabkan kejulingan pada arwana. Pencegahan Mata Juling Arwana Seperti diketahui, penyebab mata juling tersebut adalah karena terlalu sering melihat kebawah. Untuk itu anda dapat melakukan tahapan pencegahan dengan cara menjaga pakan yang akan diberikan pada arwana. Berilah pakan yang mengambang atau ikan hidup yang erenang dipermukaan. Selain itu sinar matahari juga dipercaya dapat membantu dalam mencegah terjadinya mata juling pada arwana. Pengobatan Mata Ikan Arwana Juling Ikan arwana yang terlanjur juling matanya masih bisa diobati. Beberapa cara dipercaya mampu mengembalikan kondisi mata arwana menjadi normal kembali, seperti melakukan operasi kecil pada matanya. Tapi tentu saja cara ini tidak bisa dilakukan sembarangan serta cukup beresiko. Cara lainnya adalah dengan memindahkan ikan arwana ke dalam tempat yang lebih luas dan mendapat sinar matahari yang cukup. Tempat yang digunakan dapat berupa fiberglass maupun kolam semen sambil diberi pakan terapung. Cara ini cukup efektif dalam mengobati mata ikan arwana. 5. Dubur Arwana Bengkak Dan Memerah Gejala dan Penyebab Dubur Arwana Merah dan Membengkak Sering kali ketika melihat dubur arwana memerah adalah karena ikan tersebut sedang birahi. Namun nyatanya itu salah besar, justru itu perdanda ikan arwana anda sedang dalam masalah serius yang bisa berujung kematian. Gejala ini dapat terlihat dengan perubahan warna pada dubur menjadi kemerahan dan jika dibiarkan akan membengkak. Warna kemerahan disertai bengkak tersebut terjadi karena adanya permasalahan pada pencernaan arwana. Penyebabnya adalah pemberian pakan yang tidak bersih yang mengakibatkan pakan tidak dapat tercerna dengan sempurna oleh perut ikan. Hal ini membuat pembentukan feces menjadi keras dan ikan arwana menjadi sulit mengeluarkan kotorannya susah BAB. Kondisi ini menyebabkan dubur arwana menjadi merah akibat terlalu memkasa dalam mengeluarkan kotoran dan membengkak. Langkah Pencegahan dan Pengobatan Untuk pencegahan agar ikan arwana terhindar dari penyakit dubur merah dan bengkak dapat dilakukan dengan menjaga pakan agar selalu bersih. Maksud dari bersih disini bukan dari kotoran yang tampak dari luar, melainkan kotoran yang didalam pakan tersebut. Untuk itu setiap pakan yang hidup sebaiknya dipuasakan terlebih dahulu selama 1-2 hari. Bagi arwana yang sudah terlanjur menderita dubur merah dan bengkak, dapat diberikan obat berupa amonium sulfat. Ammonium sulfat dapat membantu dalam mengatasi dubur arwana memerah dan bengkak. 6. Sisik Arwana Berdiri atau Kembang Sisik Penyebab Penyakit Sisik Berdiri atau Kembang Sisik Sisik berdiri atau kembang sisik juga merupakan salah satu penyakit yang cukup ditakuti pecinta arwana. Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian pada ikan jika tidak ditangani dengan baik. Penyebab kembang sisik bisa karena serangan bakteri atau terjadi karena buruknya kualitas air pada habitat pemeliharaan. Gejala Kembang Sisik Gejala yang terjadi pada sisik berdiri ini juga bergantung dari penyebabnya. Jika kembang sisik di sebabkan oleh kualitas air yang buruk, gejalanya adalah sisik akan terangkat sampai kondisi terparah sisik menjadi seperti buah nanas. Untuk kembang sisik yang disebabkan oleh bakteri, biasanya disertai dengan warna kemerahan pada sekitar sisik yang berdiri Pengobatan Penyakit Kembang Sisik Pengobatan kembang sisik biasanya membutuhkan waktu 2-7 hari tergantung dari tingkat keparahannya. Untuk kembang sisik akibat dari kualitas air bisa disembuhkan dengan mengganti air aquarium dan tambahkan garam ikan. Sealin itu dapat juga meningkatkan suhu air menggunakan heater menjadi 32 derajat Celcius. Untuk pengobatan kembang sisik yang disbabkan oleh bakteri, proses pengobatan dilakukan dengan cara menganti air dan menjaga suhu air menjadi 32 derajat Celcius. Pengisian air tidak penuh seperti biasa, tapi diisi hanya sebatas badan ikan lebih sedikit. Beri juga aerator untuk menjaga asupan oksigen didalam air. Setelah itu anda dapat memberi antibiotik berupa tetraciclyn sebanyak 2 butir atau jika sudah parah dapat diberi 4 butir. Jika air sudah terlihat keruh keunguan, segera ganti air dengan yang baru dan buang air yang lama. Jangan lupa sediakan oksigen murni untuk menjaga ikan tidak kekurangan oksigen. 7. Tulang Punggung Bengkok Penyebab Tulang Punggung Bengkok Penyebab Tulang Bengkok disebabkan oleh masuknya bakteri kedalam tubuh ikan yang menyebabkan perkembangan ikan menjadi tidak normal. Penyebab lainnya adalah karena adanya kesalahan dalam pemberian obat, dan ukuran aquarium yang terlalu kecil atau sempit. Faktor-faktor tersebut dapat memicu tulang punggung arwana menjadi bengkok. Langkah Pengobatan dan Pencegahan Bengkok Tulang Punggung Untuk mengatasi masalah tulang punggung bengkok ini dapat dilakukan dengan cara mengganti aquarium menjadi lebih besar. Alternatif lainnya adalah dengan memasukan ikan kedalam kolam yang luas. Selain itu perlu juga dijaga kebersihan tempat hidup ikan dan berhati-hati dalam pemilihan obata untuk penyakit ini. Efek perkembangan ikan arwana yang tidak sempurna juga dapat mempengaruhi pertumbuhan sungut ikan tersebut. Beberapa kasus ditemukan sungut pendek yang tidak seimbang dengan besar tubuh ikan. Dan tempat yang sempit juga dapat memicu terjadinya patah ekor pada arwana. 8. Sirip dan Ekor Arwana Mengkerut Penyebab sirip dan ekor mengkerut Permasalahan ini terjadi karena kualitas air yang sangat buruk dalam aquarium. Air yang kotor dapat memicu terjadinya pengkerutan pada sirip dan ekor arwana, selain itu suhu air yang terlalu rendah juga dipercaya menjadi faktor penyebab sirip dan ekor mengkerut. Cara mengobati ekor dan sirip mengkerut Untuk mengatasi hal ini terbiag cukup mudah, anda hanya perlu membersihkan air yang ada pada aquarium. Selanjutnya anda dapat menambahkan heater guna menjaga suhu air agar tidak terlalu rendah. Anda juga dapat menambahkan ammonium sulfat secukupnya kedalam air. Memang banyak faktor yang dapat memicu masalah kesehatan pada arwana seperti parasit, bakteri atau dari faktor lingkungan sekitarnya. Untuk itu sebagai pecinta arwana, Rawatlah ikan kesayangan anda dengan baik. Menjaga serta memperhatikan kualitas tempat/aquarium agar selalu bersih adalah langkah awal dalam mencegah timbulnya berbagai penyakit pada arwana.
Ikan arwana parkir adalah istilah untuk menyebutkan ikan arwana yang hanya berdiam diri saja di dasar air. Masalah ini biasanya berlangsung cukup lama, apalagi jika Anda tidak segera mengatasinya dengan baik. Sebagai orang yang memeliharanya, Anda pasti merasa cemas dengan kasus ikan arwana yang parkir ini. Berbagai cara pun lantas coba Anda lakukan guna mengatasi masalah tersebut dan berharap agar ikan arwana pulih seperti sedia kala. Kasus ikan arwana yang parkir umumnya diawali dengan gejala berupa nafsu makan ikan tadi yang menurun drastis. Ikan arwana menjadi tidak bernafsu dengan makanan yang diberikan kepadanya. Bahkan makanan favorit seperti jangkrik dan kecoa pun tidak diliriknya. Gerakan ikan arwana tidak terlalu aktif dan tidak merespons seperti biasanya. Ikan lebih suka berdiam diri di dasar. Jika terus dibiarkan, lama-kelamaan warnanya akan memudar atau memucat. Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan ikan arwana tiba-tiba bersikap pasif. Tapi kami rasa ada 10 sepuluh faktor yang menjadi penyebab utamanya, antara lain Suhu air terlalu dingin di bawah 28 derajat celsius. Pemindahan ikan arwana ke akuarium baru sehingga harus beradaptasi. Kandungan nitrit, nitrat, dan amoniak dengan kadar di atas normal. Perbedaan pH air terlalu jauh dari pH yang ditoleransi ikan arwana sekitar 6,5-8. Ukuran ruang akuarium yang terlalu kecil atau kebesaran bagi ikan arwana. Pemberian pakan yang terlalu banyak dan berlebihan. Perbedaan parameter air yang terlalu kontras saat penggantian air. Kondisi air di dalam akuarium yang buruk akibat terlalu kotor. Media filter yang jarang dibersihkan sehingga kondisinya kotor. Air di akuarium tidak diganti-ganti dalam kurun waktu yang cukup lama. Anda bisa mencegah kondisi buruk ini agar tidak terjadi dengan merawat ikan arwana sebaik-baiknya. Sebisa mungkin janganlah memberikan pakan terlalu banyak, apalagi sampai berlebih. Berikan pakan dalam porsi yang wajar. Kemudian buatlah keadaan di dalam akuarium memiliki suasana yang tenang. Jangan pernah mengetuk atau memukul dinding akuarium berkali-kali sebab hal ini dapat membuat ikan arwana merasa terganggu. Akuarium sebaiknya diletakkan di tempat yang tepat. Pilih ruangan yang tenang dan terhindar dari keramaian. Posisi akuarium juga tidak boleh terlalu ramai atau ruangan yang menjadi lalu lalang manusia. Biarkan ikan tersebut merasa tenang agar tidak mudah menjadi stres. Khusus untuk penerangan juga Anda harus memakai sewajarnya. Matikan lampu di dalam akuarium jika durasi waktunya sudah lebih dari 12 jam. Biarkan ikan beristirahat. Jika ikan arwana milik Anda sudah menunjukkan gejala-gejala memarkirkan diri, Anda dapat menyembuhkannya dengan solusi di bawah ini! Pasang water heater untuk menaikkan suhu air hingga ke level 32 derajat celsius. Suhu yang tinggi biasanya akan membuat ikan arwana berenang lebih aktif. Pasang arus menggunakan power head dengan kemampuan sesuai kapasitas air. Ikan arwana lantas akan berenang di antara arus air tersebut. Tambahkan ikan pendamping yang terkenal lincah untuk memicu ikan arwana supaya ikut berenang. Misalnya ikan kaviat, ikan sumatera, dan ikan pink tail. Gantilah air di dalam akuarium sebanyak 25-30 persen untuk menjaga kebersihannya. Disarankan mendiamkan air ini terlebih dahulu agar kotorannya mengendap. Pindahkan ikan arwana ke akuarium lain yang ukurannya lebih kecil. Solusi ini bisa dicoba khususnya jika ukuran akuarium lama terlihat terlalu kecil. Jika ikan arwana parkir diikuti dengan nafsu makannya yang menurun drastis, Anda dapat memberikan pengobatan memakai arowana vital sesuai petunjuk. Tambahkan ikan arwana sebanyak 3-4 ekor ke dalam akuarium agar ikan yang parkir turut bergerak aktif. Solusi ini bisa diambil jika akuarium berukuran cukup besar.